-
Admin 24news
- 22 Sep 2026
KUANTAN SINGINGI — Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kian mengkhawatirkan. Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi mencatat lonjakan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menjangkiti masyarakat akibat buruknya kualitas udara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi, Aswandi, mengungkapkan bahwa total kasus ISPA telah mencapai 1.219 orang dalam kurun waktu kurang dari sebulan, terhitung sejak 19 Agustus hingga 15 September 2026.
Rincian Kasus Bulan Agustus (19–31 Agustus 2026): 648 kasus dan September (1–15 September 2026): 571 kasus
Hingga saat ini, kabut asap masih menyelimuti wilayah Kuansing dan indeks kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terhadap ancaman kesehatan jangka panjang bagi warga, terutama kelompok rentan.
Menghadapi situasi darurat kabut asap ini, Aswandi mengimbau seluruh masyarakat Kuantan Singingi untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri secara mandiri:
Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Mengurangi kegiatan di luar rumah, khususnya bagi kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu